Thursday, September 13, 2012

Ciri-ciri khusus Tumbuhan (lanjutan)


Mawar
Duri pada batang adalah ciri khusus yang dimiliki tanaman mawar. Duri tersebut berfungsi melindungi diri dari musuh. Musuh yang mendekat akan terkena duri tajam mawar.

Pohon Cemara
Pohon cemara mempunyai bentuk daun yang runcing. Daunnya yang runcing berguna untuk mengurangi penguapan. Bentuk daun tersebut merupakan adaptasi pohon cemara terhadap lingkungan yang panas.

Putri Malu
Putri malu memiliki daun yang dapat mengatup apabila disentuh. Hal ini menunjukkan bahwa putri malu beradaptasi terhadap rangsang sentuhan.
Dahannya halus, bercabang, dan berduri tajam. Namun letak durinya jarang-jarang. Duri-duri tersebut untuk melindungi diridari serangan musuh. Apabila tanaman putrid malu dipotong, umbinya dapat bersemi. Bahkan, batangnya yang dipotongpun mampu menumbuhnkan akar baru. Selanjutnya, akar tersebut dapat tumbuh menjadi tanaman baru.


Tumbuhan bakau
Tumbuhan ini hidup di pinggiran pantai. Tumbuhan bakau memiliki akar tunjang untuk menopang tubuhnya agar tetap kokoh. Akar tunjang merupakan bentuk adaptasi  tumbuhan bakau terhadap lingkungan pantai.


Rafflesia
Tumbuhan bernama Rafflesia arnoldi yang merupakan tanaman langka dan bunga raksasa. Berat bunga ini dapat mencapai tujuh kg. Bunganya berbau busuk seperti bangkai. Bau bunga ini untuk menarik perhatian serangga.
Selain itu, bunga rafflesia juga memantulkan cahaya untuk menarik perhatian lalat agar mendekat. Setelah mendekat rafflesia akan memangsanya. Lalat diperlukan oleh bunga Rafflesia untuk membantu terjadinya penyerbukan.
Ciri-ciri bunga rafflesia antara lain:
1.      Bunganya indah
2.      Tidak mempunyai klorofil
3.      Berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu serangga atau lalat.
4.      Mengeluarkan bau busuk untuk menarik lalat
5.      Tumbuhan ini hidup ebagai parasit pada akar tumbuhan dan menjalar di hutan hujan tropis Asia Tenggara.


Tumbuhan Pemakan Serangga (Insektivora)
Contoh tumbuhan insektivora adalah pungu api, daun kejora, gagang, dan kantong semar.
Tumbuhan ini tumbuh di rawa-rawa yang miskin nitrogen dan fosfor untuk membentuk protein. Untuk memenuhi itu dengan cara menangkap serangga. Tumbuhan insektivora mengeluarkan nectar (cairan manis bahan pembuat madu) untuk memikat serangga.
Serangga yang hinggap akan jatuh ke dalam cairan karena dinding yang licin. Cairan daun inilah yang melarutkan serangga. Kemudian, daun akan menyerap nitrogen dari serangga tersebut.


Pohon Jati
Pohon Jati mempunyai cirri khusus yaitu menggugurkan daunnya untuk mengurangi penguapan pada musim kemarau. Kemampuannya ini juga disebut dengan meranggas.


Mempunyai Duri
Contohnya adalah bunga mawar, salak, durian, dan nanas. Fungsinya duri adalah untuk melindungi diri dari musuhnya.


Memiliki Getah
Contohnya adalah buah nangka dan sawo. Getah ini berfungsi sebagai pelindung diri dari musuh.


Memiliki Bulu-bulu
Contohnya adalah buah mentimun dan bamboo. Bulu-bulu yang dimiliki ini akan menyebabkan gatal-gatal bagi yang menyentuhnya. Sehingga bulu-bulu ini berfungsi sebagai pelindung diri dari musuhnya.

Ciri Khusus Tumbuhan Berdasarkan Tempat Hidupnya
1.      Tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (XEROFIT)
Contoh tumbuhan xerofit antara lain: Kaktus, Lidah buaya, dan pohon botol Australia.
Tumbuhan xerofit mampu menyimpan air dalam jaringan dan menggembung. Tumbuhan ini disebut tumbuhan sukulen. Tumbuhan ini beradaptasi dengan transpirasi (penguapan) lambat, dengan cara antara lain:
a.      Dengan epidermis atau kulit luar yang tebal.
b.     Daun berbentuk jarum.
c.      Duri untuk melindungi diri dari musuhnya.

2.      Tumbuhan yang hidup di pantai
Contohnya adalah pohon bakau.
Pohon bakau mampu bertahan hidup di air yang mempunyai kadar garam tinggi karena:
a.      Pohon bakau memiliki jaringan internal yang tahan terhadap air berkadar garam tinggi.
b.     Mempunyai akar yang berfungsi sebagai penyaring garam yang terkandung dalam air yang diserap.
c.      Mampu mengeluarkan kelebihan garam melalui permukaan daunnya.
d.      Untuk memenuhi oksigen memiliki akar napas atau pneumatofora.

3.      Tumbuhan yang hidup di dataran tinggi
Pohon yang biasa hidup di dataran tinggi dengan tekanan angin kuat mempunyai cirri-ciri antara lain:
a.      Pohon bungkuk dan berpilin.
b.     Bentuk daun seperti jarum.
c.      Mempunyai akar yang kuat dan dalam.
Tumbuhan yang hidup di udara dingin seperti puncak gunung biasanya berbentuk bantal dan keset, misalnya lumut kerak.

4.      Tumbuhan yang hidup di air
Tumbuhan yang hidup di air disebut HIDROFIT. Tumbuhan ini beradaptasi dengan batang berongga dan memiliki dua jenis daun, yaitu:
a.      Daun yang terendam air bentuknya sempit dan halus.
b.     Daun yang di luar air berukuran luas dan bergelembung udara.
Misalnya: teratai dan alang-alang sedge.
Contoh tumbuhan air antara lain:
1)     Enceng gondok dan gulma bebek.
2)     Tumbuhan penangkap serangga.
3)     Tumbuhan bakau yang memiliki akar kulit.


Ciri Khusus Tumbuhan untuk Mendapatkan Udara dan Cahaya
1.      Tumbuhan bersifat Liana
Tumbuhan bersifat Liana yaitu tumbuhan yang merambat dengan batang kayu membelit batang pokok pohon yang tinggi.
Contoh: Rotan, Markisa, Mawar, dan lain-lain.

2.      Epifit
Epifit yaitu tumbuhan yang tumbuh pada dahan akar pohon dan tinggal dengan akar menggantung.
Contoh: Paku tanduk rusa, Anggrek, Lumut Spanyol, dan lain-lain.

3.      Tumbuhan Fotofila
Tumbuhan Fotofila yaitu tumbuhan yang hidup di lingkungan cahaya yang kuat berlimpah.
Contoh: Bunga matahari, Gulma dammar, Rumput Indian, Aster, Gulma susu, Rumput kerbau, dan lain-lain.

4.      Tumbuhan Fotofobia
Tumbuhan Fotofobia yaitu tumbuhan yang hidup di daerah yang teduh.
Contoh: Lumut, Selop putri, Hidrofilum, Sare kayu, Tumbuhan hati, dan lain-lain.

Tumbuhan yang hidup di daerah dengan waktu siang yang panjang seperti kutub akan berbunga selama satu tahun, misalnya bit, klover, dan lobak.

Tumbuhan yang hidup di daerah dengan waktu siang yang pendek akan berbunga beberapa kali dalam setahun.

No comments:

Post a Comment