Wednesday, May 9, 2012

Kunci Jawaban Ujian Pengantar Pendidikan MKDK4001 (bagian 1)


No 1.
a.       salah, karena Aristoteles tidak melihat manusia sebagai makhluk yang berbudaya
b.      salah, sebab faktor susila tidak dianggap penting
c.       salah, sebab agama dianut oleh manusia setelah mereka ada
d.      benar, karena inti dari manusia sebagai makhluk adalah mereka tidak dapat hidup secara sendiri-sendiri

No 2.
a.       salah, karena perkembangan manusia bersifat terbuka
b.      salah, sebab secara fisik manusia memang berbeda dengan hewan
c.       benar, karena perkembangan manusia bersifat terbuka, oleh sebab itu manusia dapat dididik
d.      salah, sebab perbedaan antara manusia dengan hewan cukup banyak

No 3.
a.       salah, sebab asas potensialitas lebih mengutamakan potensi yang ada pada diri setiap manusia
b.      benar, sebab asas moralitas mengajarkan bahwa manusia memiliki dimenasi moralitas yang memungkinkan manusia dapat dididik
c.       salah, sebab asas dinamika berpendapat bahwa manusia selalu aktif dalam aspek fisiologis maupun spiritualnya
d.      salah, sebab asas sosialitas berpendapat bahwa manusia harus selalu hidup secara bersama-sama dengan manusia lainnya

No 4.
a.      benar, sebab tujuan dari humanisasi adalah upaya memanusiakan manusia
b.      salah, sebab individualitas merupakan orang perorangan
c.       salah, sebab sifat manusia selain bersifat individualitas, mereka juga sebagai makhluk social
d.      salah, sebab definisi di atas tidak melmperihatkan adanya aspek potensi manusia

No 5.
a.       salah, sebab pendidikan itu bukan martabat seseorang, namun pendidikan dapat mengangkat martabat seseorang
b.      salah, sebab pendidikan boleh diikuti oleh siapa saja, tidak ada batasan untuk mengikuti pendidikan
c.       benar, sebab pendidikan merupakan hak asasi setiap orang, oleh sebab itu tidak ada batasan untuk mengikuti pendidikan
d.      salah, sebab pendidikan bukan satu-satunya sarana yang dapat merubah kepribadian seseorang
No 6.
a.       salah, sebab asumsi religius pendidikan bersumber dari agama sebagai titik tolak praktek pendidikan
b.      benar, sebab asumsi landasan ilmiah pendidikan bersumber dari berbagai disiplin ilmu sebagai titik tolak pendidikan
c.       salah, sebab asumsi filisofis pendidikan bersumber dari filsafat sebagai titik tolak praktek pendidikan
d.      salah, sebab asumsi yuridis atau hukum pendidikan bersumber dari aturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai titik tolak pendidikan

No 7.
a.      benar, sebab Peraturan Menteri RI Nomor 42 Tahun 2006 merupakan landasan yuridis pendidikan di Indonesia
b.      salah, sebab hanya Batang Tubuh UUD RI 1945 yang dijadikan landasan yuridis pendidikan Indonesia
c.       salah, sebab UU RI Nomor 20 Tahun 2003 mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional
d.      salah, sebab PP Nomor 28 Tahun 1990 mengatur tentang Pendidikan Dasar

No 8.
a.       salah, sebab berbagai asumsi di atas tidak ada kaitannya dengan mental spiritual
b.      benar, sebab landasan mental spiritual dimulai dengan berbagai asumsi di atas
c.       salah, sebab landasan yuridis pendidikan bersumber kepada UUD 1945, UU, PP, atau yang lainnya yang masih berlaku disuatu tempat
d.      salah, sebab landasan moral agama adalah ajaran-ajaran agama dan kitab suci masing-masing agama

No 9.
a.      benar, sebab menurut aliran Nativisme faktor bawaan dan bakat adalah faktor yang paling dominan yang dimiliki seseorang
b.      salah, sebab Empirisme memandang faktor lingkungan dan pendidikanlah yang paling penting dan paling berpengaruh pada diri seseorang
c.       salah, sebab Konvergensi memandang bahwa faktor keturunan, bawaan, bakat, pendidikan, dan lingkungan, sama-sama berpengaruh terhadap seseorang
d.      salah, sebab menurut aliran Behaviour perubahan tingkah laku seseorang dipengaruhi oleh banyak factor

No 10.
a.       salah, sebab Peter L. Berger mendefinisikan tentang pengendalian social
b.      salah, sebab Komblum mendefinisikan struktur sosial yaitu hubungan individu/kelompok secara berulang-ulang
c.       benar, sebab definisi di atas dikemukakan oleh Theodorson G.A
d.      salah, sebab Piaget membahas tentang perkembangan anak dari usia 0 - 21 tahun

No comments:

Post a Comment